Halaman

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2011

KaTa MaaF

KaTa MaaF

Sayang…. Maaf jika untai kataku buraikan mimpi kita Aku ingin jujur tentangnya Seorang yang datang saat kau ada Saat ku bermuka dua dan berbagi cinta Aku tersadar Sayang…. Ini bukan salahku dan salahmu Kuhanya melanjut hidup yang tergaris didahiku Hidup yang mengantarku padamu dan dia Ia sungguh sederhana Ia beri angin sayapku tuk mengepak tanpa [...]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Mengapa Cinta

kini saatnya melangkah pergi menjauh dari cinta satu-satunya yg kupunya berlari dari lingkar hitam bayangmu berdiri menggapai teduh sang waktu walau kujauh kau tahu aku tak benar-benar jauh karena dihati ini hanya terlukis namamu entah bilakah cinta ini pergi kapankah cinta ini mati harus ku kubur dalam-dalam sebelum cinta ini membunuhku sebelum cinta ini meruntuhkan [...]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Syait Cinta Untuk Ke Kasih

Sayangku, kenalilah musim hujan yang basah dan kemarau yang meranggaskan daun-daun kering di sepanjang hari dalam dua belas purnama karena cintaku bersemi di dua musim kenalilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri yang menggemerisik di antara sunyi karena ada bisikan tentang gelisahku ketika senja turun di bukit-bukit [...]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Maaf Atas Nama Cinta

tawa itu hadir…..
senyum itu ada dalam hariku….
kini hilang..
telah musnah semuanya….
bersama kepergianku…darimu….
cinta ini selalu ada….
setia ini akan ada….
bersama kepergianku..
darimu…..
luka ini…
air mata ini…
penyesalan ini…
kan kubawa bersama kepergianku
maapkan aku…
akan kesetiaan ini
akan cinta ini
akan pengertian ini…
akan pengabdian ini
kepadamu…..
maapkan karena keterbatasanku..
karena ketidak sempurnaanku…
maap jika aku pengecut…
karena keterbatasan ini….
hati ini telah terluka (lagi)
terima kasih untuk lukaku
terima kasih buat air mata ini
penyesalan yang teramat sakit
mungkin benar…
semua ini salahku…
karena mencintaimu
karena aku tak pantas untuk dicintai….
pergilah jika dirimu menginginkan…
terbanglah bebas…
kepakkan sayapmu…
karena dirimu telah bebas
jangan pernah ingat luka ini lagi
semuanya terlalu sakit untuk di kenang
jadikan aku kenangan burukmu..
bunuhlah aku dari hidupmu…
seperti dirimu membunuhku…
seperti saat ini….
aku menyesal…
karena ternyata..
semuanya hanya mimpi…
seharusnya aku sadar
seharusnya aku tau diri
tak seharusnya aku mencintaimu
sedalam ini…
lakukan apa yang ingin kau lakukan
aku tak akan mengganggumu lagi…
bersama kepergianku…
dari semuanya…..
hati ini rapuh….
jiwa ini telah mati
karena dirimu….
entah mahkluk apa dirimu…
karena seperti batu
tak punya hati…
tak punya perasaan…
cukup luka ini sampai disini
apa artinya diri ini
tanpa harga diri
semoga dirimu puas…
telah buatku mati karena
kebohonganmu….
aku salah menilaimu..
kukira dirimu sayang..
cinta kepadaku
ingin menjagaku…
tak buatku nangis lagi…
ternyata janji itu……
hanya bisa aku dengar ditelingaku
hanya bisa aku simpan dalam memoriku
janji kini tinggallah janji…
kini aku percaya….
kini aku yakin….
dirimu bukan yang terbaik untukku
ataupun sebaliknya….
sudah cukup semua ini aku lalui(lagi)
aq sudah tidak kuat…
jiwaku rapuh
jiwaku mati….
semoga dapat yang terbaik
yang bisa menerima apa adanya
dirimu……..
maap atas keterbatasanku
dalam menyintaimu..
mungkin kesendirian akan lebih baik…
untukku……juga dirimu….
aku ingin senyumku kembali
seperti dulu…..
entah luka ini sampai kapan
aku menyimpannya
maapkan atas cinta ini
maapkan atas keterbatasan ini
maapkan atas ketidakk sempurnaanku
maapkan…….
dengan kepergianku…
semoga dirimu puas…
dan luka ini..akan terpatri
semoga dirimu tenang tanpaku..
bahagia tanpa diriku
disampingmu……
SELAMANYA…..!!!!

KaTa MaaF

APAKAH TAK ADA KATA MAAF LAGI DI HATI KAMU?..
APA DIRIKU TAK BERARTI LAGI,
WAHAI BIDADARI MANISKU…..?
MUNGKIN PERASAANKU TERLALU NAIF MENGUNGKAPKANNYA……
TAPI INILAH AKU YANG RELA MENJADI PEMUJA KEANGGUNANMU……..
MAKASIH ATAS KEHADIRANMU DALAM KEHIDUPANKU…..
SEMOGA KEPEDIHAN YANG KURASAKAN BUKANLAH TERAKHIR BAGIKU…
KETIKA SANG MENTARI TAK BERSINAR UNTUK ESOK HARI……..
KURASA CINTA KITA TAK KAN ABADI…….

seuntai kata maaf untukmu

maaf
untaian kata bersalah yang ku ciptakan untuk mu
penyesalan dan kepedihan ini menari di dalam hatiku
ta pernah aku mau , dan ta pernah aku inginkan
maaf
seuntai kata yang tulus dari hatiku
meredam seluruh emosi jiwaku
menghapus kebodohan dan kepolosanku
maaf !
ku berikan hatiku dengan maafku
kuberikan cintaku dengan air mataku
karna sesungguhnya ,,
aku adalah maafmu !
puisi ini karya : ayuninda

Kamis, 21 Juli 2011

Puisi Untuk Permintaan Maaf

teringat senggal kata-kata
terhanyut alur angin malam
menangis aku membacanya
tapi tak sempat aku tuk membalasnya
rasa salah menghampiri kalbu
aku coba tulis dengan tinta rindu
semoga tak terhapus oleh emosi
sepi sunyi terbalut
menjadi satu bingkisan
yang aku kirim lewat syair cinta…
sampaikanlah ma’afku padanya

PUISI ULANG TAHUN -Untuk Sahabat

Waktu melesat bagai anak panah
Begitu cepat
Tanpa terasa kau tlah berada pada puncak yang baru
Membuka lembaran baru
Dari sisa umur yang kau miliki
Selamat ulang tahun….

Sahabat…
Tak banyak yang mampu ku katakan
Hanya bait-bait puisi ini yang mampu kuhadiahkan
Di hari jadimu ini
Semoga baitnya menjadi pengingat
Bahwa kita semakin dewasa

Sahabat…
Ku tahu,
Di sisa umurmu saat ini
Kau masih mampu tersenyum….selalu ceria
Bahkan kau mampu mengahadirkan senyuman itu  pada orang-orang di sekelilingmu
Ya…kau mampu
Aku juga bahagia melihatnya
karna bagiku kau luar biasa
Namun sahabat…
Ada yang kurang disana…
Di balik semua senyum itu…
Entah kau coba tuk iklas atas semua ini
Atau memang kau belum merencanakanya
Aku tak tahu
Namun ku harap kau tak menutup matamu
Untuk semua itu…
Aku ingin melihat kau ada disana
Di pelaminan itu…

Sahabat…
Aku memang bukan siapa-siapa…
Dan mungkin juga tak pantas
Tuk mengatakan semuanya tentangmu
Terserah apa pendapatmu tentangku
Namun ku ingin kau tahu
Betapa aku mencintaimu karna Rabbku…Rabb kita

Sahabat…
Entah apa yang ada di benakmu
Ketika kau baca goresan penaku ini…
Marah…,sedih…,terharu…atau bahagia
Aku tak tahu
Namun aku menulisnya karna cinta
Cinta padamu
Cinta pada saudara seiman

Sahabat…
Sekali lagi ku ucapkan
Selamat ulang tahun
Semoga di sisa-sisa umur kita ini
Kita akan terus menjadi sekuntum bunga
Yang tak pernah lelah dan letih
Menebar harumnya
Semakin kokoh bagai karang di lautan
Menjadi bara yang takkan pernah padam

Sahabatku….
Seandainya Allah memberi harga sebuah persahabatan
Maka aku takkan mampu
Membeli persahabatan ini
Namun Allah sang pencipta Maha Adil
Dia menciptakan seorang sahabat sepertimu
Yang takkan bisa dihargai dengan apapun
Semoga ukhuwah ini akan terus berkekalan
Hingga ke jannah-Nya

Sahabatku…
Inilah akhir goresan penaku ini
Selamat atas bertambahnya usiamu
Yang berati berkurang pula jatahmu tuk hidup di dunia ini
Semoga Allah memberi keberkahan pada umur kita
Hingga kita mampu berpacu dengan waktu
Menabung amal tuk bekal menghadap sang Khalik nanti
Selamat berjuang…
Tetap semangat…untuk orang-otang yang kau cintai
Juga untukku dan orang-orang di sekelilingmu
Namamu takkan kulupa
Kan slalu ada dalam bait-bait do’a ini
Karna kau begitu berharga
Bersamamu dan mengenalmu
Adalah anugerah terindah dalam hidupku.

Puisi Ulang Tahun

Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru…
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan…
Kuraba dahiku…
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah…..

Puisi Ulang Tahun

Rentang waktu
terkadang membuat kita lupa
bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu
terkadang membuat kita lupa
bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa
Rentang waktu
terkadang membuat kita sadar
bahwa kita hanya manusia
yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
Rentang waktu
terkadang membuat kita sadar
bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada
dan amal jasad yang lata
Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda
tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“Hanya Akulah yang tahu umur manusia”.
Sekular barat berkata,
“Waktu adalah dollar di dalam kantung”
Namun Hasan Al-Bana berkata,
“Waktu adalah pedang, potong atau terpotong”.
Waktu…..
Alam terus menari dalam simfoninya
Waktu…..
Umur manusia didikte olehnya
Waktu….. setiap detaknya
memakukan kita di persimpangan jalan
jalan Tuhan atau jalan setan
Rentang waktu…..
semoga tak melalaikan kita
tuk terus berjalan di jalan-Nya.

TERAKHIR KALINYA

seucap kata membuat hati terluka
satu pilihan yg berujung kekecewaan
suatu keputusan yang dipikir secara logika
mengakibatkan kehancuran bergejolak permasalahan
andai saja kubisa, andai saja ku sanggup
andai saja kudapat berucap
akan ku peluk kau yang erat tuk terakhir kalinya
tapi sayang, ku tak sanggup tuk melihat langsung itu semua
dan ku hanya dapat berucap “maaf, maafkan aku,
i cant love u forever, im sorry, good bye..
slamat jalan, tak ada lagi kata yang merasuki fikirku
tapi kekecewaan karna tak bisa memberikan suatu pilihan
pasti yg akan membawamu bangun dari tidur tak berdaya
i love u

I HATE U

diriku disini mengingat, membayangkan rasa n peristiwa,
dmana rasaku masih lari dari kenyataan
dmana peristiwa itu menghancurkan perasaanku terhadapmu
kata manis itu..
Tlah pupus akibat sikapmu
ku benci kamu, benci dgn sikap n pendirianmu
this is all  story with u
akan kubuang jauh seperti sikapmu yg tlah menghancurkan mimpiku sekaligus hidupku
sekarang.. hanya ada kenangan
perlahan tapi pasti ku bertahap melupakanmu,
melupakan smuanya sbg hantu dlm mimpi burukku

Senin, 18 Juli 2011

Gelang Janji

aku tahu mencintaimu menyiksa diri
aku sadar merindukanmu mengiris hati
aku pun mengerti melupakanmu meluka jiwa
tapi aku yakin ada cinta yang tumbuh diatas tandus padang hati, meski kadang saling mengingkari
aku tak akan lagi mempertanyakan cintamu
biarlah kenangan berlabuh disamudra bisu
biarkan saja pintu hati mengatup bersama waktu menggulung sepi
kuharus bisa merelakan keputusanmu
karena itu bahagiamu
gejolak hati kini tak lagi meletup untukmu
kerinduan memuncak dititik jauh
aku tak bisa lagi bernyanyi disemenanjung
karena gelang janjimu masih merantai nafasku
berbahagialah kasih…
sebelum aku bahagia
itu pangkal dari tujuan hidupku
sempurnakan mimpimu cinta…
sebelum aku memulai lagi menata mimpi…

Bagimu Aku Lidah Tak Berludah

ku jamah tabir yang tersirat di ubun, terpecah hening berkarat biru..
kurobek sisa kisah yg berlalu, terbesit hati saat teriris..
kutanya api yg membara, terpaksakan naluri meramah hati..
kugenggam angin yang mendesir, kupatahkan semua tentangmu..
kutemui akhirnya kisah ini ..
” ketika aku bagimu, ketika aku untukmu.. bagai lidah tak berludah bersua lemah semu merindu..
memang sejenak menyentuh kalbu, sedetik bertapak pilu, rayu membelenggu tetap saja remukan dada..
bahkan ketika lelap berkerumun datang lalu pergi biarkan saja sepi tetap abadi..
hanya sadari mata berkaca, tidak perduli pun aku sanggup.. hanya menunggu kau sakiti ternyata arang tak lagi hitam..
sampai tiba kabut hinggap meresap tubuh, layu pilu karena tak tau aku yang selalu seperti bagimu, dan cerita ini tetap seperti itu.. ”
lama waktu.. mencari hati yg terbagi, terhempaskan deru ombak membelai belahan jiwa, yg telah lama hilang..

Mungkin

mungkin tak akan ada lagi pelangi di senjaku
yang biasnya mengantarkanku pada malam
hingga pendarnya menggradasi warna mimpimimpi
pun mungkin aku hanya akan berjalan merambahi sunyi
berputarputar tapaki sepi sesekali kunjungi memori
tentang cinta yang indah rumit dan membunuh mati hati
;berkalikali !
ahh kekasih, mungkin engkalulah yang membalutku dengan leluka
hingga perih menceritakan nyerinya
dan airmata terengguk genangi lara jiwa
…tapi mungkin inilah cinta yang tertulis untuk ku
karena sungguh ku tak mampu mengangkat pedang
menghunus rasa yang menyiksa
;tulusku padamu !

Rindu Kamu

Aku pergi darim aku bukan aku y ingin kan, tpi keadaan ku. aku hri dan tahun telah berlalu, kenpa baru sekarang ku n kumerasakan sakit dan perih cinta ini.kenganmu terus melekat d ingatanku. mungkin kamu kecewa atau sangat2 kecewa, aku tdk tau harus bg mna memperbaiki ye, jarak kita terlalu jauh bagaikan langit dan bumi
tpi kamu tidak akn tau apayg ku pikirkan saat ini.{sesuatu saat aku ingin jumpa kamu lawpun thu sedetik}.,.,.,

by: rispy

Memandangku

Jika matamu berat memandangku ringankan kakimu pergi dari ku. jika dirimu terpaksa senyum padaku, relakan mukamu berpaling dariku, jika susah melupakan kesilapanku senanglah lidahmu menghanaku, tetapi andai suatu hari nanti telingamu mendengar berita "<span class=" fbUnderline">kemtianku</span>" iklaskanlah tanganmu mengusung jasad ku bisikkan padaku bahwa kau telah memaafkan ku. semoga kalimat terakhirmu itu menjadi pelita di kubur gelapku, menjadi bantal ketika tidur panjangku.

Tidak Pernah Ku Duga

Tak pernah ku bayangkan hari itu telah tiba, hari yang tidak pernahku miliki mu lagi. karena kamu sudah di persunting oleh org laen, ku hanya bisa memandangmu dari jarak sangat jauh sekali, matahari pun mulai terbenam, malam pun semakin larut, tes-tesan air mata ini terus mengalir seiring dengan rinduku.Maafkan aku yang pernah meninggalkan mu, ini emang salahku, mungkin kamu sangat marah padaku atau sangat benci padaku, aku tidak pernah tau kamu sudah memaafkan ku atau belom.Jika suatu hari nanti kamu mendengar ke (matian) ku, aku harap kamu kamu sudah memaafkan ku. . . .bwdkm:happy to take a new life and let ... it was the memories I keep in my heart. . . . .



by: rispy

Semuanya Sia-Sia

Sejenak q merenung…
Menatapi keping-keping hati yg hancur
Tak berniat qu memnggil badai..
Tak berniat qu pecahkan smua’a…
Tak ada lagi perekat hati yg hancur….
Pengorbananq sia-sia….
Bagai menulis d atas aer….
Tak akan pernah terbaca meski seribu kali tertulis….

By : vie lutfi

Hati Yang Terluka

sedih…..
saat yang terkasih tak ada disini
melewati hari yang selalu sunyi
riak hujan jadi saksi bisu
akan sepinya hidupku
hampanya hatiku
rapuhnya jiwaku
cahaya mentaripun takkan mampu tembus gelapnya relung batinku…
perih….
saat yang diimpikan tak jadi nyata
melawan rasa sesak yang s’makin memuncak
tak ada hati
tak ada cinta
mungkin ini sudah takdirnya
menapaki jalan hatimu yang s’makin berkelok tak tentu arah
mengarungi arus cintamu yang begitu terjal diantara bebatuan
mungkin memang ini yang kau mau
membuatku terbunuh akan cintamu
hingga lubang hitam di hatiku semakin dalam
hatiku berdarah!
merah dimana-mana
tapi tak kurasakan lagi perihnya
hanya sedikit ngilu yang tak pernah hilang…

puisi ini karya: Fitriani Nasir

PUISI PERPISAHAN

Selamat pagi Cinta….,
Sepeninggalnya malam, Aku terbangun dari mimpi panjang tentang indahnya hidup bersamamu…, dan ku tersadar , Cerita itu hanyalah mimpi.
Dinda ku…,
Bahagia ini menyertai selalu hari-harimu bersamanya, Kau telah kembali menyatu, memadu kasih sayang , merajut rindumu yang sudah lama usang. Menjalin asa yang pernah terputus Oleh waktu.
Aku Gembira melihat kamu dengannya, Bukan karena aku tak mencintaimu, tapi…, karena kau tahu Cinta tidaklah harus memiliki. Cinta kita adalah anugrah dari NYA.
Tak pernah aku pungkiri… ,hadirmu disisi ku waktu itu, tidaklah kebetulan, atau hanya sebuah pelarian Cinta darimu, Kau sangat berarti untuk ku,
Namun…,
Masih ada segumpal hati yang lebih membutuhkanmu, mencintaimu, menyayangimu, dengan segenap jiwa raganya.
Aku mengalah.., Bukan untuk kebahagiaannya,
Aku mundur…, Karena besarnya cinta ku kepadamu.
Aku Tahu…, Sebagian hatimu masih terbagi
Aku tak mau.., Keraguan itu membunuh cintamu.
Dinda sayang…,
Peluk cintamu ,masih membekas di segenap sendi-sendi disekujur tubuhku. Itu tidaklah jadi pengganggu kehidupanku. bahkan itu merupakan hadiah yang sangat berharga darimu. karena Aku tahu Cintamu padaku tidaklah semu, dan tidak sebatas ucap dibibir manis mu itu.
Dinda sayang..,
Berbahagialah bersamanya, Temani dirinya mengarungi kehidupan ini, aku Ikhlas melepasmu, Bukan karena aku Tidak mencintai namun.., karena besarnya cinta ini padamu
Puisi ini karya: Alvian Permana

Selamanya Kamu Selamanya Cinta

matahari masih sanggup menyinari
rembulan masih sanggup menerangi gelapnya malam
deburan ombak masih mengiringi irama pantai
sama seperti aku yang sampai detik ini masih setia bersama mu
namun jangan siakan hadir ku sayang …
karena aku tak akan selamanya disini bersamamu …
aku makhluk …
aku hanya titipan Tuhan…
belajarlah sayang …
belajar cintai aku apa adanya ….
belajar pahami semua kekurangan ku ….
jangan sakiti aku ….
karena cinta …
cinta ku utuh selamanya untuk mu ….
karena cinta …
cinta ku satu yaitu kamu …:D

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More